DINAS PERTANIAN KABUPATEN ACEH TENGAH " JENDELA INFORMASI PERTANIAN"
MELAYANI PETANI DENGAN SEPENUH HATI

Inilah Lokasi Penyelenggaraan PENAS XV Aceh Tahun 2017

Kategori : PENAS XV
Rabu, 05 April 2017 - Oleh FATHAN MUHAMMAD TAUFIQ

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq *)

Tanggal 6 Mei 2017 yang akan datang, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo direncanakan akan membuka even nasional bagi petani dan nelayan se Indonesia bertajuk Pekan Nasional (PENAS) XV Petani Nelayan di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh. Hajatan akbar tiga tahunan ini akan dikuti tidak kurang dari 35.000 peserta yang terdiri dari delegasi/perwakilan petani nelayan yang tergabung dalam Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari semua provinsi di Indonesia, para pelaku usaha sektor pertanian, para pejabat lingkup pertanian baik pusat maupun daerah dan perwakilan beberapa Negara ASEAN.
Dalam even akbar yang akan digelar selama sepekan dari tanggal 6 sampai 11 Mei 2017 ini, provinsi Aceh yang untuk pertama kalinya ditunjuk sebagai tuan rumah, telah mengagendakan berbagai kegiatan terkait dengan penas tersebut. Di lokasi utama penas yaitu Stadion Harapan Bangsa, akan digelar Indonesian Agro Expo yang akan menampilkan aneka komoditi pertanian andalan dari seluruh provinsi. Selain itu akan ada Expo Ternak tingkat nasional yang merupakan ajang kompetisi ternak unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanain dan Perkebunan Aceh, Drs. Hasanuddin Darjo, MM selaku ketua pelaksana harian Penas XV, selain di areal stadion, beberapa lokasi disekitar stadion juga sudah di siapkan untuk menggelar berbagai kegiatan seperti Rembug Tani Nelayan Nasional, Temu Bisnis, Seminar dan Gelar Teknologi dan Temu Teknologi.
“Sebagai tuan rumah, kita sudah siapkan lokasi dengan semua sarana prasarana pendukungknya di seputar lokasi utama di stadion Harapan Bangsa, kita berharap pelaksanaan Penas kali ini dapat berlangsung sukses dan memberi kesan yang baik bagi para peserta yang menghadiri even ini, sebagai tuan rumah, kita harus mampu meberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu kita” ungkap Darjo dihadapan para kepala SKPK lingkup pertanian dari kabupaten/kota se provinsi Aceh, Selasa (4/4/2017) kemarin.


Gelar Teknologi
Khusus untuk kegiatan gelar teknologi, panitia Penas sudah menyiapkan areal seluas kurang lebih 10 hektar di sekitar satdion Harapan Bangsa. Di areal tersebut akan dipamerkan berbagai hasil teknologi pertanian yang telah berhasil diaplikasikan di Aceh. Menurut Ketua Bidang Gelar Teknologi yang juga Kepal BPTP Aceh, Ir. Basri A Bakar, M Si, persiapan untuk kegiatan gelar teknologi ini sudah mencapai 85 persen, tinggal finishingnya saja. Sebagai panduan bagi peserta, panitia juga sudah mempublikasikan denah atau peta lokasi pelaksanaan Penas, untuk memberi kemudahan bagi para peserta mengakses lokasi sesuai dengan kepentingan dan keperluan mereka. Salah satu teknologi yeng akan dipamerkan dalam gelar teknologi tersebut adalah teknologi dalam pengelolaan air (water management) untuk mendukung usaha pertanian. Selain itu teknologi benih, teknis budidaya berbagai komoditi pertanian unggulan dan beberapa hasil penelitian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh juga akan ikut dipamerkan dalam gelar teknologi ini.
Sedangkan untuk kluster peternakan telah disiapkan lahan Expo Ternak seluas 1,5 hektare yang menjadi tanggung jawab Dinas Peternakan Provinsi Aceh dan Puslitbang Peternakan, Kementan. Bentuk kegiatan Expo Ternak tersebut meliputi kontes ternak/ekspo ternak, lomba hewan kesayangan/burung berkicau, kandang penggemukan (sapi dan kambing), display rumput unggul/bank pakan, pengolahan limbah dan instalasi biogas, (pupuk ramah lingkungan), klinik ternak, panen pedet dan lain-lain.
Lebih lanjut Basri menyatakan, selain lokasi di seputaran stadion, panitia juga sudah menyiapkan lokasi kunjungan di luar Banda Aceh yang juga akan menjadi destinasi kunjungan bagi para peserta Penas. Obyek kunjungan tersebut diantaranya Taman teknologi Pertanian (TTP) yang berlokasi di Kota Janto, Aceh Besar, Farmer Agro Market dan Taman Agro yang ada di lokasi Balai Diklat Pertanian Saree, Unit Pengolahan Coklat “Socolatte” yang ada di Desa Baroh Musa, Pidie Jaya dan Kampung Kopi Tebes Lues di Kabupaten Aceh Tengah serta Kebun Percobaan Kopi Gayo di Pondok Gajah, Bener Meriah.


Ditinjau Gubernur.
Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Penas tersebut, beberapa waktu yang lalu, Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah juga telah meninjau satadion Harapan Bangsa dan lokasi disekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Doto Zaini meminta kepada seluruh jajaran panitia untuk dapat memacu persiapan penyelenggaran Penas tersebut. Menurut Doto, pelaksanaan Penas kali ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mengangkat dan memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan Aceh kepada masyarakat Indonesia. Disamping itu, lanjut Doto, even ini juga akan mejadi ajang pembuktian bahwa petani dan nelayan serta seluruh masyarakat Aceh mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu yang datang dari seluruh pelosok negeri dan beberapa negara tetangga.


“Saya berharap, semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Penas ini dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, karena sebagai tuan rumah kita harus mampu menunjukan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu kita” ungkap Doto. Lebih lanjut beliau mengharpakan agar para pelaku utama dan pelaku usaha di sector pertanian dan perikanan di Aceh mampu memanfaatkan meomentum ini untuk mempromosikan produk pertanian dan perikanan yang telah mereka hasilkan selama ini, sehingga mampu membuka peluang pasar bagi produk-produk tersebut.

*) Penulis adalah Kasi Metoda dan Informasi Penyuluhan Pertanian pada Dinas Pertanian Aceh Tengah, penuls artikel dan kontributor berita pertanian di beberpa media cetak dan media online.