"MPIG KOPI ARABIKA SIPIROK" STUDY BANDING DI KAMPUNG KOPI

Kategori : Government Selasa, 26 Februari 2019

 

Senin 25 Februari 2019 Plt.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah ZUANDA, SP usai melakukan apel pagi bersama sejumlah kepala bidang, kasie dan stap langsung menyambut kehadiran rombongan study banding MPIG KOPI ARABIKA SIPIROK di halaman Kantor Dinas Pertanian Aceh Tengah. Rombongan “Masyarakat Perlindungan Indikasi Giografis” (MPIG) Kopi Arabika SIPIROK dalam agenda wisatanya di dataran tinggi Gayo ingin melihat dari dekat perkembangan “tehnik Budidaya, panen, pasca panen dan alur peroses pemasaran samapai pada pengemasan kopi oleh eksport

Sebelum merujuk pada tujuan yang ingin mereka capai Kepala Pertanian Kabupaten Aceh Tengah terlebih dahulu memperkenalkan beberapa komoditas unggulan bidang hortikultura, tanaman pangan, perkebunan dan peternakan serta budaya pemanfaatan kuda pacu dalam rangka mengisi acara pacuan kuda baik memeriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan negara Republik Indonesia maupun memeriahkan berdirinya kota Takengon seperti saat ini yang ke 442.
Sebuah upaya memberikan pelayanan yang prima terhadap tamu agrowisata MPIG ini, ZUANDA,Sp mengarahkan objek kunjungan ke KAMPUNG KOPI kecamatan Bies di pandu Kepala Bidang Perkebunan SUKAMTO,MP dan ke KOPERASI BAITUL QIRAD BABURRAYYAN kecamatan Pegasing dipandu oleh kelompok jabatan fungsional Penyuluh Kabupaten Aceh Tengah.

 

Kampung Kopi Bies merupakan objek agrowisata di negeri atas awan, dengan fotensi hamparan kopi Arabika Gayo yang mempesona merupakan tempahan dan binaan pemerintah Daerah dengn linin terdekatnya Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bies.. MULIADI, SP selaku kepala Balai sudah terbiasa memberikan penjelasan sejarah perkembangan kopi Gayo, tehnik budidayai, panen pasca panen dan sosial budaya penduduk kampung kopi yang ramah dan mudah membaur dengan siapa saja yang menjadi tamu kampung kopi.

Sementara Koperasi KBQ Baburrayyan salah satu koperasi yang bergerak sebagai mitra kerja petani kopi di kabupaten Aceh Tengah, mampu menerapkan sejumlah Standar Oprasional Prosedure yang ditetapkan oleh beberapa Badan Sertifikasi Internasional tentang pengelolaan kopi Arabika Gayo yang sudah mempunyai legalitas Indikasi Giografis. Sehingga banyak tamu daerah yang ingin tahu tentang processing dan alur proses pengolahan kopi bersetandar sering di arahkan ke koperasi ini.

 

 

Ketua Koperasi RIZWAN HUSEIN,SE.Ak bersama Manajer dan Internal Control System banyak memberikan motivasi tentang pengembangan koperasi petani dan penjelasan tentang alur proses pengolahan hasil panen kopi kepada peserta study Banding asal SIPIROK ini, kemudian semua peserta diberi peluang bertanyak bila belum jelas dengan harapan kepuasan peserta agrowisata dan study banding ini merupakan bagian dari kebanggan pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah.

Ada peserta study Banding yang bertanyak tentang efesiensi penggunaan alat mesin processing kopi di koperasi seperti mesin sortek pemisah biji menjadi beberapa tingkatan kualitas atau mutu. Dan rasa ingin tahu nilai harga komponen alat ini juga mereka tanya begitu disebut angka diatas 2 miliar ada yang sangat tercengang.


Kesan yang tak mudah dilupakan oleh MPIG KOPI ARABIKA TAPANULI SELATAN selama dalam kunjungan yang dipandu Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah baik di objek Kampung Kopi maupun di Komplek Koperasi KBQ BABURRAYYAN adalah “ Harumnya Aroma dan sedapnya citarasa kopi Gayo yang disuguhkan buat peserta dalam acara pertemuan ini “,

 

 

 

 

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32