PENYULUHAN DI “RADIO LEBIH FLEKSIBEL”

Kategori : Government Selasa, 30 Juli 2019

 

  

  

“Siaran Interaktif Radio” adalah salah satu metode penyuluhan pertanian yang dapat dilakukan oleh penyuluh dalam upaya menyampaikan pesan penyuluhan kepada sasaran dalam kapasitas lebih luas dibanding metode lainnya.


1. Siaran Radio sebagai Penunjang


        Menyampaikan pesan penyuluhan diudara lewat glombang dan frekwensi yang dicintai pemirsa bagi penyuluh pertanian merupakan “tugas mulia” sebagai penunjang tugas pokok yang telah keseharian dilakukan. Apalagi merujuk pada amanat yang terkandung dalam Panca sila butir azas manfaat bagi orang lain, akan semakin memotivasi penyuluh untuk berbuat lebih maksimal, bisa berinteraktif diudara bersama pemirsa dan pelaku utama.
Profesionalisme penyuluh pertanian kabupaten Aceh Tengah semakin exis dengan aktifnya menjadi nara sumber program Edukasi Kiprah Desa bersama Radio Republik Indonesia di dataran tinggi kota dingin Takengon.
      Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah optimis kerja sama Bidang Penyuluhan Pertanian dengan Radio Republik Indonesia “Program Edukasi Kiprah Desa ini “ akan memberi kepuasan tersendiri bagi pemirsa dan pendengar di seluruh pelosok nusantara .
Rutinitas keseharian penyuluh sesuai dengan jadwal Latihan kunjungan yang beroreantasi pada programa di wilayah kerja, mereka aktif melakukan pertemuan kelompok , tatap muka, anjang sana , temu lapang, temu tekhnis, temu wicara dan kursus tani, tetapi hanya untuk petani – petani yang terorganisir dalam kelembagaan kelompok tani saja. Oleh sebab itu penyampaian pesan penyuluhan pertanian lewat siaran Radio akan lebih “FLEKSIBEL”, pesan dapat didengar oleh siapa saja dan dimana saja tidak terbatas penerimanya, demikian disampaikan Ir.SULWAN AMRI Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah di ruang kerjanya.

2. Pengenalan Potensi

 

      

        Skenario perencanaan dan pelaksanaan penyuluhan pertanian melalui gelombang dan frekwensi Radio yang exis di dataran tinggi Gayo ini selain tujuan menyampaikan pesan penyuluhan berorentasi pada perubahan “sikap, pengetahuan dan ketrampilan” juga dapat “mempromosikan fotensi pertanian” yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Menurut H.JUANDA ,SP Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah penyuluh secara bertahap akan mengudarakan satu- persatu potensi yang ada di wilayah kerja 15 Balai Penyuluhan Pertanian di dataran tinggi Gayo.
Bagaimana petani pelaku utama menggarap usaha taninya bidang perkebunan, bidang peternakan, bidang tanaman pangan dan bidang hortikultura. Keempat bidang yang berpayung dibawah Dinas Pertanian ini tidak terlepas dari pendampingan dan pembinaan laskar penyuluh pertanian dibawah kepala bidangnya.

3. Pendewasaan Penyuluh


        Pengembangan profesi adalah hak setiap penyuluh petanian selain bermanfaat bagi sasaran juga punya nilai tersendiri dalam kredit point. Oleh sebab itu Penyuluh profesional selalu mempunyai modal, model dan modul penyuluhan yang tersusun dalam bentuk “ Sinopsis dan Lembar Persiapan Menyuluh”.
Keseharian penyuluh berbaur, berdialog, berdiskusi dan berdebat mempertahankan pendapat bersama petani hanya sebatas petani binaan. Setingkat diatasnya penyuluh milenial yang menjadi nara sumber dialog interaktif di Radio sudah terbiasa dan menjadi kebahagiaan tersendiri apabila disapa oleh pendengar yang sama sekali tidak diketahui niat baiknya.
      Sebagai nara sumber wajib menjawab dan memberi kepuasan orang yang menyapa diudara lewat via telphon, memahami inti pertanyaan , meluruskan pertanyaan dan mengaitkan pertanyaan dengan Tema yang disajikan. Dialog Interaktif bersama pemirsa memang suatu beban yang sulit diprediksi kepuasan penanya, namun dilema inilah yang menjadi tolok ukur kemampuan seorang penyuluh untuk “lebih dewasa” berfikir sistimatis serta memberi jawaban secara tepat dan cermat demikian pengalaman ISMITA RISNI,SP penyuluh yang bergeliat di sepanjang bibir pantai Danau Lut Tawar )*.
)* Abdurrahman,Sp

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32