PENUTUPAN BIMTEK “P4S REBE BAHGIE” ACEH TENGAH

Kategori : Government Jumat, 02 Agustus 2019

          

     Bimbingan Teknis Pengurus “ Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “ REBE BAHGIE diselenggarakan selama 3 hari sejak 30 Juli sampai dengan 1 Agustus 2019 di puncak Alkahpi Pantan Terong Kabupaten Aceh Tengah hari ini Kamis 1 Agustus 2019 berakhir dan ditutup oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah JUANDA,SP.
Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas “Manajemen” pengelola atau pengurus P4S REBE BAHGIE kecamatan Bebesen kabupaten Aceh Tengah provinsi Aceh kerja sama dengan Balai Diklat Pelatihan Pertanian Jambi dan dihadiri drh. LINDA HADJU sebagai nara sumber utama.
      Pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya dibekali manajemen pengelolaan bernuansa agribisnis pertanian untuk mencari berbagai solusi apabila suatu waktu terjadi turunnya nilai tawar pasar terhadap produk pertanian yang dihasilkan. Namun sebaliknya mereka juga butuh bimbingan teknis budidaya dari pihak instansi terkait untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, demikian harapan penyelenggara LINDA HADJU lulusan kedoktean hewan ini.

Dok. Ketika Penyuluh Berbagi dengan P4S

      Pengelola atau pengurus “ Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya ini butuh pengetahuan tentang pengajuan profosal permohonan bantuan dana pengembangan kelembagaan kepada pihak ketiga baik suasta maupun pemerintah. Bagaimana prosedur pengajuan dan pormat profosal permohonan yang benar oleh pengelola P4S langsung dibimbing oleh SALMAN,SP.MP Penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah.

Analisa usaha merupakan pondamental untuk menumbuhkan kemauan dan semangat berwira usaha baik ditingkat petani produsen maupun di pengolahan hasil. Bagaimana kita berbuat sebelum kita menganalisa nilai titik pulang pokok yang harus diperoleh dengan kepastian. Menurut pengalaman pak AHDI ketua P4S REBE BAHGIE berternak sapi yang dipadukan dengan budidaya tanaman hortikultura adalah panen ganda. Ketika seekor sapi peliharaannya membuang kotoran padat pak AHDI tersenyum, karena Rp.3.000.- sudah menjadi bahan baku income pendapatan keluarganya.
Kotoran ternak Sapi peliharaan pak AHDI dengan pengalamannya yang alot diolah dan disulap menjadi bahan organik yang siap diserap oleh tanaman hortikultura di lahan agribisnisnya. . Ketua P4S ini selain 6 ekor sapi yang dipelihara di pekarangan pondoknya juga memberi kesempatan kepada petani lain mengembangkan ternak sapinya, sehingga kotoran sapi dapat juga dimanfaatkan menjadi Biogas.

DOK.  PAK AHDI  DAN TANAMAN  ORGANIKNYA

   

          Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di kabupaten Aceh Tengah ada yang bergerak pada komoditas kopi Arabika di kecamatan Atu Lintang dan ada pula bidang hortikultura di kecamatan Bebesen . Sejalan dengan perkembangan ini Dinas Pertanian kabupaten Aceh Tengah berupaya terus melepas berbagai varietas bibit tanaman hortikultura , tanaman pangan , perkebunan dan peternakan dengan insiminasi Buatan (IB). Melalui pelepasan varietas benih bermutu diharapkan tumbuh semangat wirausaha pengurus P4S dibidang agribisnis.
      Kepada Pengurus P4S agar bergerak terus membuka sayap ke petani sekitar untuk mengembangkan pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh dalam Bimbingan Teknis ini. Dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara dan nara sumber dari balai Diklat Jambi, harapan kami kegiatan ini dapat berlanjut pada pengelola P4S lainnya dimasa mendatang, demikian ungkapan Kepala Dinas Pertanian kabupaten Aceh Tengah JUANDA, SP pada penutupan Bimbingan Teknis Pengurus P4S REBE BAHGIE )*
)* Abdurrahman,Sp

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32